Tantang Program Citarum Harum, PT BSTM Sakura Dayeuhkolot Buang Limbah Lalui Jalur Siluman

IMG_20180511_201646

JAYANTARANEWS.COM, Dayeuhkolot

FB_IMG_1515036941798

PT Bandung Sakura Textile Mills (BSTM) yang berlokasi di Jl Raya Dayeuhkolot No 33 Kabupaten Bandung, “Tantang” Program Citarum Harum yang secara sengaja membuang limbah langsung ke aliran air sampai luber ke jalan, dan menggenangi bahu jalan.

Saat diinvestigasi  JAYANTARANEWS.COM langsung, Jum’at (11-05-18) pukul: 14:00 WIB, terlihat sedang membuang cairan limbah hitam.

Paridin, Personalia PT BSTM tidak mau ditemui, dengan alasan sedang keluar. Bahkan ketika dikonfirmasi, setelah sekian lama menunggu, ‘Paridin’ (Personalia) tetap sama beralasan sedang keluar.

Menurut Kardjo (security),” tidak ada Personalia, dan yang menerangkan limbah harus personalia, tidak bisa yang lain. Memang benar itu air limbah sini yang keluar, masalah itu harus personalia, bila tidak ada ya gak bisa, karena tanggung jawabnya Personalia di pabrik ini, saya tidak bisa jelaskan banyak,” ungkapnya.

IMG_20180511_190446

Saat di lokasi pabrik, security juga sempat melarang ambil gambar dengan alasan tidak jelas seakan mereka tidak ingin tercium belangnya. ” Jangan foto – foto di dalam pabrik,” ucap security.

IMG_20180511_201700

Limbah PT BSTM cukup hitam pekat saat dikeluarkan melalui Jalur Siluman, karena ada juga yang disembunyikan di warung kaki lima, di bawah papan ada gorong dan pipanya, menurut pemilik warung,” limbah sakura ini mah sering dibuang langsung, dan sampai banjir juga ke warung saya, baunya juga cukup menyengat, lihat saja sendiri,” jelasnya.

Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Risnanto, mengungkapkan,” masalah limbah PT BSTM sudah lama dan sering keluar. Sebelumnya, dari Mengger pun sama, saya sering keliling pakai motor dan selalu kontrol, dalam masalah limbah juga selalu saya laporkan, dan bersama – sama turun lakukan pengontrolan di wilayah, karena limbahnya gatel dan bau, bahkan hujanpun tetap dikontrol, BSTM juga sudah punya IPAL sendiri,” jelasnya.

(Asep Dr/Hdr JN)