Temu Tokoh Cimenyan, H Eman Badrujaman Ajak Sudrajat (Cagub Jabar) Sikapi Aspirasi Warga

IMG_20180406_190315

Cimenyan – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

Pasangan Mayor Jenderal (Purn) Sudrajat dan Ahmad Syaikhu merupakan peserta Pilkada 2018 Jawa Barat yang diusung oleh tiga partai politik : PKS, Gerindra, dan PAN.

Sudrajat, yang dikenal aktif sebagai Tentara sejak 1972 hingga 2005, sempat menjadi Kepala Pusat Penerangan TNI dan Staf Ahli Panglima TNI, dan setelah pensiun dari TNI, Sudrajat menjadi Duta Besar China dan Mongolia pada 2006-2009.

Sementara Syaikhu mengawali karir politiknya saat menjadi anggota DPRD Kota Bekasi 2004-2009.

IMG_20180406_184605

Pasangan di Pilkada Jabar dengan tagline “Asyik” merupakan akronim dari nama keduanya.

IMG_20180406_190254

Kunjungan Sudrajat, yang didampingi Rachel Maryam (DPR RI dari Partai Gerindra untuk Dapil Jawa Barat II), H Syahrir, SE Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat, Yayat Hidayat, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bandung yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Jajaran DPRD Provinsi Jawa Barat, di kediaman H Eman Badrujaman, selaku Tokoh Masyarakat, Jl. Awiligar No 26 RT 01 RW 10 Kelurahan Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, merupakan kunjungan sosialisasi sekaligus moment yang ditunggu-tunggu masyarakat sekitar, guna mengungkapkan aspirasi yang selama ini kompleks di wilayah Cibeunying, Kecamatan Cimenyan khususnya.

IMG-20180407-WA0094

H Eman Badrujaman, selaku Tokoh Masyarakat Kelurahan Cibeunying, Cimenyan mengucapkan terimakasihnya atas kunjungan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, jajaran DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, jajaran DPRD Kabupaten Bandung, yang selama ini memang ditunggu dan dinanti masyarakat.

Hal ini mengingat, bahwa selama ini banyaknya keluhan ataupun aspirasi dari  masyarakat Cibeunying, Cimenyan khususnya, yang sejauh ini merasa dan seakan dininabobokan oleh janji-janji belaka, baik oleh Dewan, Bupati maupun Gubernur yang dipilih oleh rakyat.

“Kenapa janji-janji para pimpinan begitu membudaya. Manis diawal, saat membutuhkan suara, namun pahit diujung saat sudah menjabat. Masyarakat butuh realisasi dan implementasi, dan bukan sekedar janji. Mungkin ini moment yang “ASYIK” untuk saling mengungkap dan menyerap aspirasi, papar H Eman sembari berkelakar.

Dr dr Yudi M Hidayat, sebagai tuan rumah menyampaikan, agar siapapun, andaikan Allah berkehendak dan diizinkan untuk menjadi pemimpin, agar selalu ingat ke Awiligar. Insya Allah, kalau Pak Ajat menjadi Gubernur, agar menyikapi problematik Jawa Barat. Dan semoga Awiligar sebagai titik tonggak pemikiran Jawa Barat, ujarnya.

IMG_20180406_191040

Sementara itu, disinggung terkait Kawasan Bandung Utara (KBU), Sudrajat beserta jajaran yang sebelumnya langsung meninjau ke lokasi Hulu Sungai Cilimus, Cikuda, RW 07 Desa Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, pusat di mana terjadinya banjir, merasa prihatin.

IMG-20180406-WA0166

Dia mengungkapkan, KBU isunya belum terselesaikan. Kalau kita tidak stop dari sekarang, maka ke depan tahun 2045, bisa jadi wilayah Bandung akan menjadi daerah urban. “Ini perlu direvisi secara total, yakni dengan Pembangunan yang berkelanjutan, yaitu air, tanah, tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitarnya.

IMG-20180406-WA0165

Pada saatnya nanti, andaikan kami terpilih, kita akan prioritaskan kebijakan terkait KBU. Karena kalau bukan kita, siapa lagi, kalau bukan sekarang, mau kapan lagi, tandasnya.

Sebelumnya, Sudrajat melakukan kunjungan ke hulu longsor di daerah Dago Resort, Desa Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten  Bandung.

IMG-20180406-WA0168

Sebetulnya sudah sejak lama daerah ini merupakan daerah resapan air dan lebih dari 20 tahun sudah banyak bangunan-bangunan yang dikuasai oleh pegembang. “Banyak tanah di atas puluhan hektar sudah dikuasai oleh pengembang. Memang ini ranahnya Bupati, tetapi jika sudah menyentuh masalah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, saya melihat Dago Pakar ini sudah menyentuh nilai-nilai pembangunan yang tidak berkelanjutan, sehingga perlu adanya evaluasi. Perlu ada penilaian-penilaian ulang terhadap pengembangan wilayah di sini, papar Ajat sapaan akrabnya, saat di lokasi Dago Resort.

Dan mudah-mudahan nanti apabila Provinsi sudah dipegang oleh ASYIK, bisa berkalaborasi dengan Bupati. “Tetapi saya akan coba untuk mempromosikan peraturan Gubernur untuk bisa mengatasi dimana hal-hal kebijakan-kebijakan Bupati bisa diluruskan oleh kebijakan Gubernur, karena mengingat masyrakat yang luas, saya memahami kabupaten memerlukan dana dan ini menyangkut masalah Pendapatan Asli Daerah. Tetapi jika perizinan pembangunan dengan tidak memperhatikan aspek lingkungan, bukan hanya lingkungan alamiah, tetapi ada juga masyarakat-masyarakat tradisionil yang sudah lama di daerah ini tidak terganggu kenyamanan hidupnya, saya kira ini perlu,” tandasnya.

Makanya, lanjut Sudrajat,” ketika saya jadi Gubernur ingin membuat Bank Tanah, sehingga tanah-tanah itu tidak lari kepada para pengembang-pengembang yang tidak bertanggung jawab dan banyak pengembang hanya memikirkan keuntungan saja,” ujarnya.

IMG_20180406_191825

Mudah-mudahan Jawa Barat bisa terselamatkan dan menjadi Provinsi yang betul-betul membangun dengan yang berkelanjutan dan aspek-aspek lingkungan hidup, baik itu alam maupun masyarakat asli yang betul-betul bisa terselamatkan, pungkasnya.

Demikian juga Yayat Hidayat, selaku Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bandung, mengucapkan terimakasihnya kepada Calon Gubernur yang sudah berkunjung ke Awiligar, apalagi sudah melakukan blusukan dan menyerap aspirasi warga. Semoga apa yang sudah dilakukan tadi, dijadikan PR maupun program untuk pembenahan, pungkasnya.
(Basan / Yudin JN)