Tercemarnya Sungai Citonjong Tuai Reaksi Keras, PT PECU Terancam Digugat!

IMG_20180812_233008

JAYANTARANEWS.COM, Pangandaran

IMG_20180628_215930

Terkait dengan dugaan pencemaran yang dilakukan oleh PT PECU terhadap Sungai Citonjong, kembali menuai reaksi keras dari berbagai kalangan lembaga dan Organisasi Kemasyarakatan.

IMG_20180812_233107

Seperti reaksi yang dilontarkan Dadan Ramdan, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Jawa Barat (WALHI JABAR), bahwa pihaknya menyatakan diri bersama masyarakat, dan diperkirakan akan menggugat perusahaan yang diduga telah mencemari Sungai Citonjong di ranah pengadilan, baik secara Hukum Pidana maupun secara Perdata.

” Ketika tidak ada penyelesaian dan pemulihan terhadap air Sungai Citonjong yang tercemar, kita akan gugat di Pengadilan, baik secara Hukum Pidana maupun Perdata,” ujarnya kepada JAYANTARANEWS.COM, Minggu, (12/8/18).

Hal itu disebabkan, karena pencemaran yang diduga dilakukan oleh PT PECU sudah dari tahun ke tahun lamanya dan tak berkesudahan, sebagaimana yang telah beberapa kali diberitakan pada tahun sebelumnya:

– Baca: TERKAIT PENCEMARAN LINGKUNGAN SUNGAI CITONJONG, PIHAK PT. PECU TERKESAN ANGKUH & MENUTUP DIRI   https://jayantaranews.com/terkait-pencemaran-lingkungan-sungai-citonjong-pihak-pt-pecu-terkesan-angkuh-menutup-diri/

– Baca: Wowo Kustiwa, (Ketua Komisi III DPRD Kab. Pangandaran) : PECU DITUTUP BUKAN SEBUAH SOLUSI, NAMUN AKAN JADI POLEMIK BARU   https://jayantaranews.com/wowo-kustiwa-ketua-komisi-iii-dprd-kab-pangandaran-pecu-ditutup-bukan-sebuah-solusi-namun-akan-jadi-polemik-baru/

– Baca: Kesal Dengan PT. PECU, Kadis Lingkungan Hidup Pangandaran Lakukan Tindakan!   https://jayantaranews.com/kesal-dengan-pt-pecu-kadis-lingkungan-hidup-pangandaran-lakukan-tindakan/

– Baca: Terkait Dugaan Pencemaran Lingkungan, PT. PECU Diadukan Warga Ke DPRD Kab. Pangandaran   https://jayantaranews.com/terkait-dugaan-pencemaran-lingkungan-pt-pecu-diadukan-warga-ke-dprd-kab-pangandaran/

– Baca: Diduga PT PECU Bikin Ulah Lagi, Sungai Citonjong Pangandaran Kembali Tercemar   http://jayantaranews.com/diduga-pt-pecu-bikin-ulah-lagi-sungai-citonjong-pangandaran-kembali-tercemar/

– Baca: Selamatkan Air Sungai CITONJONG Pangandaran Dari Bahaya Pencemaran   http://jayantaranews.com/selamatkan-air-sungai-citonjong-pangandaran-dari-bahaya-pencemaran/

– Baca: Diduga Limbah Menyengat PT PECU Cemari Sungai Citonjong & Resahkan Masyarakat   http://jayantaranews.com/diduga-limbah-menyengat-pt-pecu-cemari-sungai-citonjong-resahkan-masyarakat/

– Baca: Dinkes Pangandaran: Antisipasi Penyakit, PT PECU Jangan Asal Buang Limbah!   http://jayantaranews.com/dinkes-pangandaran-antisipasi-penyakit-pt-pecu-jangan-asal-buang-limbah/

Sekarang, lanjut Dadan, pihaknya sedang menunggu hasil uji LAB terbaru, dan mendukung upaya yang akan ditindak oleh Pemkab Pangandaran dan DLH Pemprov Jabar, karena berkas dan laporannya sudah di DLH Jabar.

” Kita mendukung upaya yang akan ditindak Pemkab Pangandaran dan DLH Jabar, dan kita sedang menunggu hasil uji LAB terbaru,” kata Dadan.

IMG-20180812-WA0238

Di tempat terpisah, Ade Jaenal, selaku Ketua Umum LSM LPK-GKMI mengatakan, bahwa pihaknya mendukung langkah – langkah WALHI JABAR dalam melakukan tindakan terhadap perusahaan yang diduga telah mencemari Sungai Citonjong.

” Kami mendukung WALHI JABAR untuk menggugat Perusahaan yang diduga telah mencemari Sungai Citonjong,” tuturnya.

IMG-20180812-WA0237

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pangandaran, Suryadarma Ali, saat dihubungi via Ponsel, ia menyampaikan kekecewaannya terhadap PT PECU yang diduga telah mencemari air di Sungai Citonjong.

” Saya kecewa, karena PT PECU tidak mengindahkan apa yang direkomendasikan dalam Keputusan Bupati Pangandaran mengenai Sanksi Administratif,” ucapnya, dengan nada jengkel.

IMG_20180812_233954

Dalam hal tidak mengindahkan sanksi Administratif yang telah diberikan kepada PT PECU, menurutnya, hal tersebut bisa meningkat ke sanksi pidana.

” Ini bisa meningkat ke sanksi pidana,” tutupnya. (Nana JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here