Tidak Transparan!, Pembangunan SDN Tirtayasa Tasikmalaya, Diduga Terjadinya Mark Up

IMG_20180312_182430

Tasikmalaya – JAYANTARA NEWS
FB_IMG_1515036941798
Pelaksanaan rehab fisik bangunan SDN Tirtayasa, di Kelurahan Setiawargi, Kecamatan Taman Sari, Kota Tasikmalaya agar diawasi semua pihak. Pasalnya, pada pelaksanaan rehab tersebut diduga kuat terjadi mark up.

Hasil pantauan “JAYANTARA NEWS” di lapangan, pelaksanaan rehab kelas “SDN TIRTAYASA” terkesan tidak transparan. Hal itu terbukti dengan tidak adanya papan pengumuman yang dipasang oleh pihak sekolah. Selain itu, juga tidak terpampangnya gambar rencana pembangunan termasuk Rencana Belanja (RB), hingga diduga kuat pelaksanaan pembangunan tidak mengacu pada gambar rencana.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebut jati dirinya, ditemui “JAYANTARA NEWS” mengatakan, anggaran biaya rehab, nilainya sebesar Rp 200 juta lebih, bersumber dari dana Bencana Alam (BA) yang diperuntukkan rehab 4 lokal ruangan kelas. Namun menurutnya, pada pelaksanaan pembangunan dinilai biayanya tidak akan mencapai Rp 200 juta.

“Diperkirakan kurang lebih hanya mengahabiskan dana Rp 100 juta. Maka dari itu, pelaksanaan pembangunan rehab tersebut ditenggarai terjadi mark up,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala SDN Tirtayasa, Ajid Salim, saat diminta tanggapannya lewat telepon selular, mengakui bila tidak memampang gambar rencana dan RB, namun papan pengumuman proyek saat ini telah terpasang dengan alasan baru dikirim sekarang, sedangkan gambar dan RB sedang diperbaiki.

“Papan pengumuman proyek baru dipasang sekarang, sedangkan gambar dan RB sedang diperbaiki oleh SMKN1,” katanya. (EK JN)