Usut Tuntas ! Borok Baru Dishubtrans DKI Jakarta!

IMG_20171129_090000

Jakarta – jayantaranews.com

Sepak terjang Teodor Sianturi, selaku Kepala Unit Pengelola Perparkiran (UPP) Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, semakin menyeruak ke permukaan.

Borok terbaru yang muncul ke permukaan, seperti diungkapkan sumber Jayantara News. Usut punya usut, ternyata Teodor pernah membuka rekening liar untuk menampung duit parkir pengelolaannya di pasar-pasar milik PD Pasar Jaya, dan lahan-lahan parkir institusi Pemda DKI lainnya.

Sebagaimana temuan BPK RI, rekening tersebut dikatakan liar karena tanpa seizin Gubernur DKI Jakarta. Peraturan mengisyaratkan, agar Institusi Pemerintah tak boleh seenaknya membuka rekening tanpa izin atasan. Untuk jajaran Pemda DKI harus izin tertulis Gubernur.

Seperti diketahui, sepak terjang UPP Dishubtrans DKI, mendapat sorotan pelbagai kalangan. Sebut saja, anggota DPRD Prabowo Soenirman. Dia meminta agar Kadishub diganti.

“Ada pembiaraan dalam pengelolaan parparkiran. Kawasan yang tadinya haram buat parkir tiba-tiba dihalalkan,” ujar politisi Gerindra ini.

Padahal, di kawasan tersebut sudah tersedia lahan parkir milik Pemda ataupun swasta. “Tapi masih juga diciptakan parkir resmi di trotoar dan tepi jalan, sambung Prabowo.

Investigasi Jayantara News di lapangan  menunjukkan janji Kadishubtrans, Andri Yansah, ketika mengambil alih 32 pengelolaan parkir Pasar Jaya setahun lalu, ternyata dinilai hanya omdo (omong doang). Pasalnya, dari jumlah itu, hanya 5 pasar di PD Pasar Jaya yang dilengkapi gate. Alasan pihak Dishubtrans, bahwa untuk melengkapi property parkir pasar harus melalui APBD, kilahnya.
(JN 01)