Zaini Laporkan Kasus Dugaan Gratifikasi Ketua DPRD DKI Ke Polda Metro & Minta KPK Usut Tuntas!

IMG-20180518-WA0026

JAYANTARANEWS.COM, Jakarta

FB_IMG_1515036941798

Rupanya masalah korupsi dan gratifikasi di negeri ini bagai “dian” yang tak kunjung padam. Hal ini terjadi dalam dugaan gratifikasi terhadap Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi, sebagaimana dilaporkan mantan Sekda Riau, Zaini Ismail.

Sangat memprihatinkan, bila Prasetyo (Ketua DPRD DKI) terlibat dalam kasus dugaan gratifikasi sebesar Rp 3,250 miliar. Seharusnya, sebagai seorang wakil rakyat, memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

Prasetyo Edi Marsudi yang juga politisi PDI Perjuangan dilaporkan Zaini Ismail ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penipuan dan atau penggelapan.

Dalam Laporan Polisi Nomor: LP/2369/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 30 April 2018 disebutkan, Prasetyo meminta Zaini Ismail menyerahkan sejumlah uang jika ingin diangkat menjadi Plt Gubernur Riau, atau jika ingin tetap menjabat Sekda Riau.

Namun seiring berjalannya waktu, Prasetyo tidak menepati janji dan Zaini justru malah di NonJobkan sebagai Sekda Riau.

Disebutkan dalam LP tersebut, uang tunai secara bertahap diserahkan Zaini kepada Prasetio dengan total Rp 3,25 Miliar.

Di tempat lain, koordinator LSM FORMASI (Forum Masyarakat Anti Korupsi), Erkawi, kepada wartawan meminta agar KPK sebagai Komisi Anti Rasuah segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini. Karena persoalan semakin lama semakin senyap dari pemberitaan.

Sementara itu, pengacara Zaini, William, saat dihubungi pertelpon terkait pernyataan Prasetio bahwa beliau tidak mengenal kliennya, dengan tegas dia menjawab,” ngga mungkinlah ngga kenal. Itu hak dia untuk membantah.
Kami memiliki bukti – bukti kuat dan hal ini sudah kita laporkan ke pihak Polisi, karena sudah dua kali melakukan somasi namun tidak ditanggapi Pak Pras”.

IMG-20180518-WA0027

Prasetyo ngaku tak kenal Zaini. Ternyata akrab

Ketika Jurnalis PWO menanyakan apakah akan ada perdamaian bila duitnya dikembalikan ? ” Soal masalah itu belum tahu. Karena klien kami akan dipanggil Polda Metro Jaya pekan ini, hingga kami masih fokus terhadap persoalan ini,” tandasnya.

Publik berharap agar persoalan dugaan gratifikasi yg melibatkan Ketua DPRD DKI tidak berhenti sampai di sini. Hukum harus ditegakkan. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here